Belajar Sambil Bermain: Sensory Play Mudah Untuk Anak Dirumah
Bermain adalah cara yang sangat bermanfaat bagi anak untuk mengatasi kecemasan konflik. Menurut Piaget, bermain membantu perkembangan pemikiran anak melalui permainan, anak dapat mengembangkan kemampuan fisik, sosial emosional dan kognitif mereka. Masa kanak-kanak adalah waktu yang paling penting untuk melatih Indra dan otot, atau motorik anak. Ini bisa dilakukan dengan permainan sederhana yang menggunakan metode belajar yang sedang populer yaitu sensory play.
Sensory play merupakan aktivitas yang melibatkan Indra anak, seperti penglihatan, pendengaran penciuman rasa dan sentuhan. Bagi anak berkebutuhan khusus sensori play dapat membantu dalam pengembangan keterampilan motorik halus dan kasar serta meningkatkan konsentrasi dan kreativitas anak. Seperti yang kita ketahui perkembangan belajar anak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor genetik atau faktor turunan dari orang tua, tetapi juga oleh rangsangan atau stimulus yang diberikan lingkungan sekitar anak tersebut. Saat masuk ke dalam kata anak, sistem syaraf kemudian akan memprosesnya dengan menghasilkan sebuah sensasi yang mendorong Indra anak untuk bergerak.
Sebagai orang tua dengan anak berkebutuhan khusus penting bagi kita untuk mengembangkan dan melatih motorik halus dan kasar pada anak kita melalui terapi Sensory play. Sensory play pada anak berkebutuhan khusus dapat laksanakan dimana saja dan kapan saja, salah satu contoh nya dirumahh, berikutnya beberapa kegiatan sederhana yang dapat para orang tua lakukan dirumah :
- Pesta Berwarna
Kegiatan pasta berwarna ini dapat dilakukan orang tua dengan cara mencampurkan pasta kering dengan pewarna makanan yang aman lalu biarkan anak untuk mengeksplorasi tekstur dan warna yang berbeda.
- Play dough
Mainan berbentuk adonan yang aman untuk anak-anak ini dapat digunakan oleh orang tua dengan menggunakan bahan seadanya seperti tepung, garam, dan air. Ajak anak untuk membuat berbagai bentuk objek menggunakan play dough ini seperti bunga, hewan, atau buah menggunakan play dough yang telah dibuat oleh orang tua sebelumnya, kegiatan ini dapat melatih kreativitas dan membantu melatih otot-otot tangan anak.
- Kegiatan memasak
Kegiatan yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah memasak dengan cara melibatkan anak dalam kegiatan memasak sederhana di dapur misalnya pada saat membuat adonan kue minta anak untuk membantu mencampurkan adonan tersebut. Kegiatan ini perlu diingat juga ya bunda-bunda jika ingin membuat kue buatlah kue yang diperboleh kan di konsumsi oleh anak berkebutuhan khusus kita.
Dengan berbagai aktivitas sensori play ini, anak-anak dapat belajar dan berkembang dalam suasana yang bahagia dan menyenangkan. Perlu diingat untuk orang tua pada saat kegiatan sensori play di rumah tetap awasi dan usahakan kegiatan Sasori ini dilaksanakan bersama orang tua agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada anak kita pada saat melaksanakan kegiatan sensory play ini. Mari kita bersama-sama memanfaatkan waktu di rumah untuk bermain dan belajar bersama anak.
Sumber :
https://www.spiritedandthensome.com/how-to-dye-pasta-for-sensory-play-recipe/
Rahayu, E., Sari, N. I., Saputri, R., Dewi, K. M., Rahmawati, P., Vika Putri, M., & Sofiyanti, I. (2023). Literatur Review: Macam-macam Permainan Sensory Play untuk Meningkatkan Motorik Anak. Dalam Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo (Vol. 2 No. 2, hlm. 864). Universitas Ngudi Waluyo.
Penulis: Puti Akhmalia






